Batu Banyak, 26 November 2025 — Kegiatan Pendekar BESTI (Pencarian Kontak Erat TBC dan Obati) Gelombang III yang dilaksanakan pada Rabu, 26 November 2025 di MDA Batu Banyak berlangsung sukses dan kondusif. Meski cuaca hujan mengguyur sejak pagi, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Pelaksanaan Pendekar BESTI ini merupakan bagian dari program percepatan penanggulangan Tuberkulosis oleh Puskesmas Bukit Sileh, yang bertujuan menelusuri kontak erat pasien TBC, mendeteksi gejala secara dini, serta memastikan pengobatan diberikan tepat waktu.
Dalam sambutan dan arahannya, Kepala Puskesmas Bukit Sileh, Ns. Hefriyani, S.Kep, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya memutus rantai penularan TBC. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga yang tetap hadir meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kepedulian masyarakat Batu Banyak. Hujan tidak menghalangi warga untuk datang dan mengikuti pemeriksaan. Ini menunjukkan komitmen kuat bersama dalam mencegah penularan TBC,” ujar Ns. Hefriyani, S.Kep.
Beliau juga menegaskan bahwa TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan sepenuhnya bila ditemukan sedini mungkin dan jika pasien menjalani pengobatan secara teratur. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri jika mengalami gejala batuk lama, demam ringan, atau penurunan berat badan.
Kegiatan hari itu meliputi skrining kontak erat, wawancara gejala, pemeriksaan awal, serta edukasi mendalam mengenai pencegahan TBC. Petugas kesehatan bersama kader turun langsung memastikan setiap warga mendapatkan informasi yang benar mengenai gejala, cara penularan, dan pentingnya menjalani pengobatan hingga tuntas.
Meski hujan, masyarakat tetap hadir dengan tertib dan penuh semangat. Banyak warga datang lebih awal untuk menghindari antrean dan memastikan seluruh anggota keluarga yang termasuk kontak erat dapat diperiksa.
Kegiatan Pendekar BESTI diakhiri dengan ajakan Puskesmas Bukit Sileh agar masyarakat terus menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperhatikan sirkulasi udara rumah, serta segera melapor ke fasilitas kesehatan jika menemukan gejala mencurigakan terkait TBC.
Dengan partisipasi aktif dari masyarakat Batu Banyak, diharapkan penemuan kasus TBC dapat meningkat dan penularannya dapat ditekan secara signifikan di wilayah tersebut.